Kamis, 18 Desember 2014

Murah, Mobil Usaha Rp 69 Juta dari Tata

Jakarta, KompasOtomotif – Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) meluncurkan Ace EX2, pikap mini diesel untuk mobil usaha kecil dan menengah. Kendaraan serbabisa ini diharapkan mampu menjangkau para pengusaha hingga pelosok desa, bermodal harga yang terjangkau dan kekuatan mesin teruji. EX2 dipamerkan di IIMS 2014, area outdoor JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut Presiden Direktur TMDI Biswadev Sangupta, Ace EX2 adalah raja pasar di India yang ramping, lincah, dan irit bahan bakar. Sejak pertama kali diluncurkan 2007, hingga saat ini sudah terjual lebih dari 1 juta unit di seluruh dunia.

”Berdasarkan studi pasar ekstensif, kami melakukan sejumlah perubahan pada Ace EX2 agar cocok dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Mobil ini terbukti sukses di India, dan kami yakin juga akan sukses di Indonesia. Karena kedua negara memiliki karakter pasar, kontur jalan, dan kebutuhan serupa,” tegas Biswadev.

EX2 menciptakan segmen baru di kategori mobil pikap di Indonesia. Bekal mesinnya adalah diesel 702cc dengan transmisi manual 5-percepatan. Ukuran pelek 13 inci, kemudi ringan dan responsif. Klaim keunggulannya adalah konsumsi solar yang efisien dan biaya kepemilikan rendah.

Dimensinya ringkas, menjamin kelincahan di berbagai kondisi jalan. Bagian bodi dan seluruh komponen dibangun menggunakan baja tebal dan kuat, membuatnya mampu mengangkut material berbobot sedang tanpa hambatan berarti. TMDI menjual kendaraan ini dengan banderol Rp 69 juta on the road Jakarta.

Ini Kisaran Harga Daihatsu Copen

Jakarta, KompasOtomotif — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan mengenalkan Copen untuk pasar otomotif Tanah Air tahun depan. ADM memulainya dengan memberikan kesempatan test drive buat konsumen yang berminat. Selain itu, bila ada yang tertarik memesan, Daihatsu akan mendata untuk diakomodasi sampai benar-benar mendapatkan unit.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM, mengatakan, penjualan Copen hanya akan dilakukan berdasarkan pemesanan.

Lalu, berapa harga jual yang ditawarkan buat Copen bila nantinya benar akan dijual? "Copen di Jepang harganya sekitar Rp 175 juta. Kita datangkan impor utuh (CBU), berarti dikali dua dengan harga di Jepang, ya kira-kira Rp 350 jutaan," beber Amelia Tjandra, Senin (22/9/2014).

Amelia melanjutkan, Copen tidak akan mengganggu penjualan model lainnya yang sudah dimiliki Daihatsu. Pasalnya, mobil dua pintu tanpa atap tersebut dikatakan sebagai mobil impian yang pasarnya tidak terlalu besar.

"Ini adalah dream car layaknya mobil sport. Tapi Daihatsu menawarkannya hanya dengan harga Rp 300 jutaan, sangat murah. Copen tidak akan berbenturan dengan mobil kompak seperti Sirion karena segmennya memang beda," ujar Amelia lagi.

Itulah sebabnya, Daihatsu tidak meluncurkan Copen secara resmi layaknya produk lain karena dianggap tidak bisa menjadi produk yang laris. "Sulit buat Copen menjadi volume maker. Ini ditujukan buat konsumen yang punya uang lebih dan ingin punya mobil impian," tegas Amelia.

Kamis, 04 Desember 2014

"Truk Unimog" Cuma Rp 250 Juta di IIMS

Jakarta, KompasOtomotif - Masih ingat dengan kendaraan taktis Unimog? Kali ini bukan Unimog asli yang ada di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014, melainkan truk asal India Traveller Shaktiman yang punya tampilan mirip dengan Unimog.

Traveller Shaktiman ini dibawa oleh produsen Haka Force Indonesia, dan ditujukan buat pengusaha yang bergerak di bidang perkebunan. Ditawarkan dengan harga yang terbilang murah untuk ukuran kendaraan niaga, yakni hanya Rp 250 juta.

"Modelnya memang sedikit mirip Unimog, dengan mesin diesel yang 2,5 liter. Kami lepas dengan harga Rp 250 juta on the road," jelas Apri, pramuniaga Haka Force saat ditemui KompasOtomotif, Senin (22/9/2014).

Apri melanjutkan, Traveller Shaktiman ini memiliki daya angkut mencapai 3.480 kilogram, dan diklaim yang tertinggi di kelasnya. Selain itu punya sistem pengereman yang lebih baik dengan sistem LCRV (Load Conscius Regulating Valve), juga tersedia dengan pilihan power steering.

Mesin diesel empat silinder Euro II berkapasitas 2.596 cc, mampu menyemburkan daya mencapai 82 tk pada 3.200 RPM, serta torsi puncak 215 Nm pada rentang 1.800-2000 RPM. Mesin dipadukan dengan transmisi tipe Synchromesh lima pecepatan.

Mitsubishi Jajaki Segmen Bisnis Konstruksi dan Infrastruktur

Jakarta, KompasOtomotif – Truk “molen” Fuso FJ2528 (6x4) Super Mixer merupakan tanda Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku distributor kendaraan komersial Mitsubishi di Indonesia, serius menggarap berbagai alternatif segmen yang belum tergapai sebelumnya. Varian mixer di kelas truk medium duty ini diharapkan menggoda pelaku bisnis di bidang konstruksi dan infrastruktur.
Marganda Tobing, Kepala Divisi Pemasaran Lapangan KTB menjelaskan, dari hasil pantauan, peluang kendaraan mixer sangat potensial.
“Perusahaan semen di Indonesia semakin bertumbuh. Kami pantau di berbagai ibu kota provinsi sudah ada perusahaan semen baru. Varian ini merupakan pembuka, nantinya akan ada pengembangan varian lain,” ujar Marganda, di stan Mitsubishi komersial pada IIMS 2014, Senin (22/9/2014).
KTB berharap FJ2528 bisa laku 20-30 unit per bulan, meski begitu tak ada target khusus selama 10 hari penyelenggaraan IIMS 2014. Rizwan Alamsjah, Direktur Pemasaran Eksekutif KTB menjelaskan, karakter pembeli kendaraan komersial jauh berbeda dengan mobil penumpang.
“Mereka lebih banyak tanya-tanya dulu buat menambah pengetahuan, beda dengan mobil penumpang yang datang ke booth bisa langsung beli. Bedanya lagi konsumen mobil komersial sekali beli bisa sampai 10 unit,” jelas Rizwan.

Kemungkinan Pembelian Mobil Lebih Besar saat Pameran

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang pameran otomotif IIMS 2014 diprediksi mampu mendongkrak animo pembelian mobil. Pical, Sales Supervisor Mazda Bekasi menjelaskan, saat menawarkan produk di dealer, kemungkinan pembelian masih 50:50. Sedangkan di pameran seperti IIMS, kemungkinan konsumen membeli mobil bisa naik menjadi 60-70 persen lebih besar.

"Sekarang orang beli mobil itu bukan hanya karena kebutuhan, tapi juga gaya hidup. Ada tekanan untuk beli juga," kata Pical, Sales Supervisor Mazda Bekasi, kepada Kompas.com saat IIMS 2014 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9/2014).

Disebutkan pula, IIMS kerap dijadikan acara favorit para pramuniaga. Bahkan bisa dikatakan pestanya para sales. dan punya potensi besar untuk mendapatkan keuntungan lebih atau capaian target.

"Kesempatan 'deal' lebih besar di pameran, dibanding di dealer, maka untuk penuhi target makin mudah," ujar Pical.

Sabtu, 20 September 2014

1,2 Juta Unit Avanza Beredar di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif - Tak salah bila menyebut Toyota Avanza sebagai mobil tersukses dengan penjualan terbaik di industri otomotif Tanah Air. Saat ini Avanza menjadi model dan tulang punggung penjualan Toyota Astra Motor (TAM).

Pertama kali melepas Avanza pada Desember 2003, dan memulai penjualan pada awal 2004. Dalam kurun 10 tahun, low MPV (Multi Purpose Vehicle) ini mampu tersebar ke seluruh Indonesia dengan populasi mencapai 1,2 juta unit.

"Avanza adalah prestasi TAM. Dalam rentang 10 tahun, total kami sudah menjual sekitar 1,2 juta unit. Makanya tak heran jika Avanza saat ini disebut sebagai mobil sejuta umat, karena jutaan Avanza sudah beredar di Indonesia," jelas General Manager Corporate Planning & Public RelationPT TAM Widyawati Soedigdo, di Jakarta, Senin (21/7/2014).

Widyawati melanjutkan, sebelum melepas Avanza ke pasar Indonesia, TAM sudah melakukan survei tentang kendaraan yang dianggap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Penelitian itu akhirnya tertuang pada sosok Avanza.

"Avanza ini sudah sangat pas dengan survei yang kami lakukan, dalam mencari mobil apa yang sesuai dengan kebutuhan orang Indonesia. Hasilnya, TAM rata-rata melepas Avanza sekitar 15.000 unit per bulan. Dengan beragam pengembangan, Avanza hadir dengan line-up yang sudah dilengkapi berbagai fitur kenyamanan serta fitur keamanan," lanjut Widyawati.

Sebagai informasi, guna memberikan sarana bagi pemilik Avanza yang ingin tampil beda, TAM menggelar Avanza Pop You Up. Acara ini mengumpulkan para pengguna dengan modifikasi ringan, tapi bisa terlihat lain dari versi standar.

Rabu, 17 September 2014

Ducati Hypermotard SP "Berbaju" Corse

Bologna, KompasOtomotif – Ducati merilis Hypermotard SP dengan warna berbeda. Bertemakan model Corse, supermoto itu disuntikan darah balap yang kental. Kombinasi warna merah dan putih membuat penampilan lebih old school, tapi tetap berkesan modern.

Warna baru untuk mendampingi Hypermotard standar ini dikenalkan pertama kali oleh pebalap Superbike Ducati, Troy Bayliss dan Carlos Checa, dalam gelaran World Ducati Week, 18-20 Juli lalu di Sirkuit Misano, Italia.
Versi SP ini diklaim sebagai keluarga Hypermotard yang paling memuaskan, bahkan bisa memberi kenyamanan untuk para biker yang berpengalaman. Dengan warna baru, penampilan semakin menggugah dan menambah kesan galak.

Mesin sama dengan Hypermotard lainnya, Testastretta 11 derajat, 821cc, dengan tenaga 110PS @9.250 rpm dan torsi 89Nm @7.750 rpm. Transmisi 6-percepatan, dilengkapi kontrol traksi 8-level yang dikembangkan dari Panigale 1199, ABS 3-level, dan mode berkendara sesuai tenaga yang diinginkan.
Versi ini semakin komplet dengan komponen eksklusif, seperti setang variabel, sepatbor dan pelindung mesin serat karbon. Posisi depan bisa disetel lima tingkat ketinggian, begitu juga dengan jok khusus.

Model dengan warna baru ini tersedia di dealer mulai September mendatang dengan harga yang sama dengan versi standar, yakni sekitar Rp 237-an juta.